Sat. Jun 22nd, 2024

Penangkalan rabies perlu dilaksanakan jeli karena infeksi penyakit ini dapat berbuntut maut. Terdapat tiga cara khusus yang dapat dilaksanakan untuk menceghah penebaran virus ini.

Anggota Unit Kerja Koordinir Infeksi dan Penyakit Tropis Ikatan Dokter Anak Indonesia, Dr. dr. Novie Homenta Rampengan, SpA(K), DTM&H, MCTM (TP), memberi tiga cara khusus buat menghambat penebaran virus rabies pada manusia, yang wajar disebarkan melalui mediatoran hewan anjing.

Novie, saat dialog online beberapa lalu, menjelaskan Agen bola terpercaya langkah awal menghambat penebaran virus rabies yaitu memastikan hewan piaraan seperti anjing atau kucing pada keadaan sehat dan lakukan vaksinasi teratur.

Ke-2 , jika memperoleh gigitan dari hewan yang beresiko terkena rabies, karena itu selekasnya membersihkan cedera dengan sabun dan air mengucur sepanjang 15 menit.

Membersihkan cedera sama air mengucur benar-benar dianjurkan karena bila memakai air Agen bola terbaik dalam tempat, misalkan baskom, virus akan bergelut pada tempat. Cara ke-3  untuk menghambat penebaran virus rabies ialah secepat-cepatnya lapor ke Puskesmas, rumah sakit, atau Rabies Center buat memperoleh pengatasan klinis yang semakin lebih jeli.

Data dari Kementerian Kesehatan memperlihatkan jika ada lebih dari 31.113 kasus rabies dan 11 kasus kematian karena penyakit itu di Indonesia selama setahun 2020 sampai bulan April 2023. Dari jumlahnya itu, sekitar 95 % kasus rabies disebabkan karena gigitan anjing dan lebih dari 40 % kasus rabies terjadi pada beberapa anak.

“Ketika berada orang tergigit, pengatasannya tetap harus tenang. Bersihkan cedera sama air sabun atau detergen di bawah air mengucur sepanjang 10-15 menit agar virus turut tertarik keluar, ” kata Novie beberapa lalu dikutip dari Di antara.

“Rabies disebarkan melalui GPHR (Gigitan Hewan Penular Rabies), dalam masalah ini anjing. Beberapa anak suka berkawan dekat dengan binatang hingga demikian orangtua kadangkala kurang perhatian, sesuatu saat rawan terserang oleh hewan itu,” kata Novie menambah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!